Indonesia akan mengikuti Korea Selatan, Amerika, Jepang dan Tiongkok untuk menggunakan jaringan 5G bersifat komersial. Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (SDPPI) Ismail menyatakan Jepang dan Korea mulai memakai jaringan 5G komersial pada 2019.

“Tentu kita akan menyusul tidak jauh-jauh dari waktu itu,” katanya seusai peluncuran perangkat lunak komersial 5G radio access network (RAN) di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, Selasa, 17 April 2018.

Menurut Ismail, Indonesia tidak serta-merta meninggalkan jaringan 3G dan 4G. Karena pembangunan jaringan 5G tak lepas dari sistem jaringan 4G. Keduanya merupakan sistem yang berkelanjutan.

Namun, Ismail menyampaikan, Indonesia harus berpartisipasi menjadi pemain global untuk mengembangkan jaringan 5G. Saat ini, pemerintah sedang membahas soal frekuensi. Pembahasannya dilakukan secara global. Artinya, frekuensi jaringan 5G akan sejalan dengan kebijakan frekuensi dunia.

Pembangunan jaringan 5G memanfaatkan jaringan infrastruktur telekomunikasi serat optik Palapa Ring. Ismail memaparkan, selain koneksi broadband yang lebih cepat, jaringan 5G dapat menggantikan peran manusia.

“Fungsi-fungsi yang dijalankan manusia akan digantikan mesin,” ujarnya.

Untuk uji coba pertama, masyarakat dapat merasakan jaringan 5G saat Asian Games 2018. Asian Games 2018 digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September. Namun jaringan 5G hanya ada di kawasan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta.

Telkomsel ditunjuk sebagai operator yang membangun jaringan 5G saat Asian Games 2018. Masyarakat yang ingin merasakan jaringan 5G harus membeli kartu SIM Telkomsel baru. Ada tiga spektrum jaringan 5G, yakni 3,5 gigabita, 26 gigabita, dan 28 gigabita. “Ini dalam konteks uji coba, belum komersial,” ucap Ismail.

Menurut Ismail, target pemerintah adalah Indonesia tidak tertinggal oleh negara lain. Karena itu, Indonesia perlu berpartisipasi menjadi pemain global dalam membangun jaringan 5G.

Sumber: Tempo.

Ikuti kami di akun media sosial FMB Consultant:

LinkedIn

Facebook

Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *