Content Marketing

Hal yang Boleh dan Jangan dilakukan dalam Content Marketing untuk UMKM

Jika Anda sering memperhatikan strategi digital marketing sejak memulai bisnis Anda, tentu Anda tahu jika content marketing adalah kunci untuk meningkatkan traffic pada situs web Anda. Jika Anda telah mengembangkan produk-produk baru dan ingin menyuarakan rencana bisnis Anda, yang perlu dilakukan hanyalah membuat bisnis Anda dikenal melalui konten yang menarik. Konsep konten yang menciptakan dan berbagi sesuatu bernilai, relevan dan konsisten untuk target khalayak Anda sangatlah penting untuk meningkatkan penjualan baik dalam waktu cepat atau jangka panjang.

Bagaimanapun, sebagai bisnis UMKM ataupun startup, kemungkinan yang ada adalah belum terkumpulnya banyak prestasi dan cenderung membuat kesalahan yang sama seperti bisnis-bisnis lainnya yang serupa. Untuk alasan itu, penting untuk Anda memperhatikan apa yang ditemukan oleh industri bisnis Anda sebelum Anda terjun ke dalam pasar bisnis yang ada.

Content Marketing

Temukan target khalayak Anda

Setiap konten tidak selalu memiliki kekuatan untuk melibatkan semua konsumen. Sama halnya dengan kebanyakan produk tidak didesain untuk selalu cocok dengan semua orang. Sebagai contoh, Anda tidak mungkin mencoba menjual lemari es kepada remaja berusia 15 tahun. Karenanya, Anda perlu mencari dan mendefinisikan target khalayak bisnis Anda dan membuat konten yang relevan terhadapnya.

Jangan Terlalu Agresif

Sebuah blog perusahaan yang bagus akan mengajak khalayak untuk membuat keputusan pembelian, sementara mereka mengingat bahwa tidak ada seorangpun yang suka untuk dipaksa melakukan sesuatu. Sebuah blog yang asertif (tegas, mengontrol) dan terlalu promosional hanya akan membuat konsumen Anda lari. Konten promosi yang multifungsi memang dianjurkan untuk dibuat, namun cobalah untuk lebih mengarahkan konten pada sisi mengedukasi dan menghibur konsumen daripada hanya promosi.

Bertemanlah dengan Konsumen

Anda tidak akan pernah tahu sebaik dan sejauh apa strategi konten Anda sukses hingga Anda menerima ulasan dari para konsumen. Jangan beranggapan ulasan tersebut akan datang dengan sendirinya; Anda perlu cari tahu. Buatlah survei, tanyakan keterlibatan media sosial, dan mulailah percakapan untuk menentukan arah diskusi para konsumen yang dapat membantu konten Anda ke depannya.

Anda mungkin sudah pernah diberitahu bahwa kunci agar tidak tertinggal oleh saingan adalah untuk mengikuti media sosial mereka dan rajin memperhatikan kampanye marketing yang dilakukan. Hal ini sangat membantu untuk mengumpulkan informasi, namun juga dapat mencekik Anda. Mengalahkan saingan Anda memerlukan kemunculan ide-ide baru dan taktik yang dapat menarik khalayak kepada bisnis Anda. Mengikuti dan meniru strategi bisnis lain terlalu dekat akan membuat bisnis Anda tidak otentik dan sulit dikenal.

Gunakan Desain yang Profesional

Blog dan situs web Anda tentu harus didesain dengan profesional, baik untuk tampilan layar komputer maupun ponsel. Tujuan utama dari strategi content marketing adalah untuk membuat khalayak mengunjungi situs web Anda, melakukan pembelian atau sering membaca konten. Jika tampilannya tidak terlihat baik dan profesional, akan sulit untuk Anda membuat khalayak berlama-lama di situs web Anda.

Jangan Mencuri atau Menduplikasi Konten

Plagiarisme adalah pelanggaran yang serius dalam dunia content marketing, suatu pelanggaran yang akan menodai brand bisnis Anda. Terlebih lagi, jauhi duplikasi konten, hal ini terjadi bila Anda memperkerjakan penulis dari pabrik konten. Duplikasi/mensontek konten tidak hanya membuat brand Anda terlihat buruk, namun juga berpengaruh buruk pada urutan Anda pada algoritma Google SEO.

Fokuslah pada Branding

Jika seseorang membaca konten Anda dan cukup menyukainya untuk terus membagikannya berkali-kali, maka Anda dapat berharap bahwa brand Anda adalah unik dan menonjol untuk mereka mengasosiasikan nama merek Anda dengan betapa baiknya konten yang ada. Penyebaran luas sebuah konten yang efektif adalah salah satu metode untuk membangun brand awareness. 

Jangan Terlalu Fokus pada Diri Sendiri

Meskipun Anda ingin membangun nama brand Anda, jangan terlalu fokus kepada diri sendiri. Pembaca menyukai media tempat mereka terlibat untuk lebih fokus pada edukasi dan menghibur, dan konten yang selalu bercerita tentang brand Anda hanya akan membuat mereka menjauh. Terlepas dari hal tersebut, banyak jenis media sosial yang mulai mempinalti postingan promosi.

Pada akhirnya, trik untuk menguasai content marketing adalah seputar mencari keseimbangan. Content marketing memang bukanlah medium yang mudah, namun tidak akan menjadi sulit bila sudah melalui riset dan trial and error. Ini adalah jalan yang semua perusahaan besar telah lalui, dan lebih cepat Anda memulai, lebih cepat pula bisnis Anda mencapai urutan teratas.

Add your comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *